Posyandu ILP Tiban Indah 2
Posyandu ILP Tiban Indah 2: Sinergi Layanan Balita, Lansia, hingga Edukasi Asman TOGA
BATAM – Komitmen Kelurahan Tiban Indah dalam mewujudkan masyarakat sehat kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Posyandu Tiban Indah 2, tim kesehatan yang terdiri dari Endang, Nike, Erlina, Rezhy, Caroline, dan Okky memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh bagi seluruh lapisan usia.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan fisik, tetapi juga penguatan literasi kesehatan melalui penyuluhan pemanfaatan tanaman obat.
Pemantauan Gizi dan MPASI Berkualitas
Pada layanan Bayi dan Balita, tercatat sebanyak 25 kunjungan. Selain pemberian imunisasi, fokus utama petugas adalah pemantauan status gizi dan pola makan anak. Dari hasil pengukuran, ditemukan:
- 1 anak dengan kategori berat badan kurang (BB/U).
- 1 anak dengan kategori sangat pendek/stunting (TB/U).
- 2 anak dengan risiko berat badan lebih.
Sebagai langkah intervensi, petugas melakukan pendampingan pemberian MPASI melalui metode recall kepada 8 orang tua. Hasilnya sangat positif, di mana seluruhnya (8 orang) telah memberikan menu MPASI yang beragam dan bergizi seimbang bagi buah hatinya.
Skrining Kesehatan Dewasa dan Lansia
Antusiasme warga dewasa dan lansia cukup tinggi dengan total kunjungan mencapai 24 orang. Layanan mencakup pemeriksaan tekanan darah hingga cek laboratorium sederhana. Temuan skrining menunjukkan:
- Asam Urat Tinggi: 11 Orang (temuan terbanyak).
- Kolesterol Tinggi: 5 Orang.
- Tekanan Darah Tinggi: 3 Orang.
- Gula Darah Tinggi: 1 Orang.
Banyaknya temuan angka asam urat dan kolesterol tinggi menjadi dasar bagi petugas untuk memberikan edukasi mengenai pengaturan pola makan rendah purin dan lemak kepada para peserta.
Inovasi Kesehatan: Penyuluhan Asman TOGA
Selain layanan medis, tim juga memberikan penyuluhan mengenai Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA). Warga diajak untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman obat yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan secara mandiri dan alami.
Digitalisasi Data Kesehatan
Seluruh data pelayanan telah terekam dalam sistem digital untuk memastikan kesinambungan riwayat kesehatan warga, termasuk penginputan ke aplikasi ASIK, E-Pus, dan CKG yang berjalan dengan lancar.
